TANA PASER – Kantor
Pegadaian tidak disesaki oleh warga yang ingin menebus atau
menggadaikan barang berharganya menjelang lebaran. Transaksi nasabah di
kantor Pegadian Cabang Tanah Grogot masih relative sepi meski telah
memasuki H-8 Lebaran Idul Fitri, kondisi kemungkinan besar dipicu dari
anjloknya harga emas dipasaran.
Kepala Cabang Pegadaian Tanah Grogot Hero Kalianto mengatakan, kalau aktivitas nasabah
tidak mengalami lonjakan yang signifikan, kalaupun ada nasbah yang
menebus barangnya tapi tidak banyak. Hero menduga selain dipicu turunnya
harga emas juga karena pihaknya telah membuka 7 cabang pembantu yang
ditempatkan di kota dan luar kota.
“Tidak
ada aktivitas transaksi yang signifikan di kantor cabang, mungkin
karena warga sudah terlayani di kantor cabang pembantu (Capem) yang
telah kita buka, tiga capem di sejumlah titik di Kota Tana Paser dan
empat lainnya di kecamatan,”ujar Hero saat ditemui (31/7).
Hero
mengatakan dibukanya tujuh capem bertujuan untuk memecah konsentrasi
nasabah, sehingga tidak menumpuk di kantor cabang. Selain itu Hero
memprediksi kalau aksi tebus barang gadai baru akan terasa pada hari
Kamis atau Jumat mendatang.
“Harus
diakui, turunnya harga emas menjadi salah satu faktor menurunnya
transaksi nasabah. Karena tidak sedikit emas gadai yang dilelang, karena
turunnya harga emas. Dan kami prediksi aksi tebus barang gadaian akan
terjadi pada H-6 atau H-5 jelang lebaran, dan kemungkinan akan terus
meningkat setelah lebaran,”ujar Hero. (Sus)

