Kasubdit Kesra Bappeda
Paser Muhammad Ali Hapsah mengatakan setidaknya ada tiga tujuan menyelenggarakan
pendidikan program Diploma dua terutama untuk memenuhi kebutuhan tenaga
terampil dunia usaha dan dunia industri; Pemerataan dan perluasan akses pada
pendidikan tinggi; Meningkatkan kompetensi sumber daya manusia untuk
mengembangkan potensi lokal.
“AK,
boleh dikatakan sebagai salah satu teknologi baru untuk pendidikan, dapat
mengerti keadaan para mahasiswa untuk menciptakan tenaga terampil melaksanakan
percepatan pembagunan evaluasi Indonesia,”ujar Ali kepada lacak, Selasa
(30/7).
AK, menurut Ali, memiliki cara tersendiri dalam
memahami mahasiswa, seperti kelenturan dan keluwesan dalam melaksanakan
pendidikan, tidak memandang usia, dapat melaksanakan pendidikan sambil bekerja.
Menciptakan SDM yang berkualitas, terampil dan siap kerja dengan
dasar pendidikan yang memenuhi persyaratan terutama dibidang industry,
merupakan misi utama AK di Paser.
Seperti
diketahui, Kabupaten Paser masuk di dalam jajaran 27 Kabupaten kota
se-Indonesia yang mendapatkan restu pendirian AK dari kebijakan Kemendikbud,
yang membuka tiga program studi, seperti: Program Studi Teknik Alat Berat, Program
Studi Kimia Analis, Program Studi Teknik Otomotif.
Dan
belum lama ini,AK Paser telah melaksanakan pelatihan bagi calon dosen beberapa
waktu lalu, bekerjasama dengan Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud
dan Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) mendatangkan dosen pembina. (San)

