*** Penyaluran
BLSM Dan Pengemis Menjadi Pokok Diskusi Jelang Buka Bersama
TANA PASER – Permasalahan maraknya pengemis dan masih
banyaknya warga miskin yang tidak tersentuh Bantuan Langsung Sementara
Masyarakat (BLSM) di Kabupaten Paser menjadi isu hangat pada dialog jelang buka
puasa bersama yang digelar Komunitas Intelijen
Daerah (Kominda) di Pendopo Kabupaten Jumat (26/7) lalu antara Tokoh
Pemuda, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat yang tergabung dalam Forum Kewaspadaan
Dini Masyarkat (FKDM) Kaltim dan Wakil Bupati Paser HM. Mardikansyah,unsur Forum
Komunikasi Pemerintah Daerah (FKPD), Assisten Ekonomi dan Pembangunan Amiruddin
Ahmad, dan sejumlah pejabat dilingkup Sekretariat Pemkab Paser.
Dalam kesempatan tersebut, Sardani Usman Ketua FKDM yang juga
tokoh masyarakat, memaparkan isu-isu yang sedang berkembang di tengah
masyarakat yang dianggap perlu mendapat tindak lanjut dari pemerintah daerah
seperti masih adanya suara-suara miring dari masyarakat terkait kebijakan
pemerintah terkait penyaluran BLSM
“Tidak sedikit warga yang mengeluhkan penyaluran BLSM,
terutama mengenai pendataan warga yang layak menerima. Tidak sedikit warga
miskin yang mengeluhkan tidak terdata dan data yang digunakan diketahui
menggunakan data lama
Selain itu, sambung Sardani isu yang hendaknya mendapat
tanggapan terkait keluhan dari masyarakat terkait maraknya pengemis yang
menjelang lebaran di sejumlah fasilitas publik. Karena berdasarkan informasi
yang didapat, pengemis dadakan ini diduga telah terorganisir.
Menanggapi hal tersebut, Wabup Mardikansyah mempersilahkan
Amiruddin Ahmad untuk member tanggapan. Menurut Amiruddin, untuk mengantisipasi
belum terdatanya warga yang layak menerima BLSM, pihaknya telah menyiapkan
Posko di sepuluh kecamatan yang ada untuk mencatat warga miskin yang layak dan tidak
mendapat BLSM.
“Data warga miskin yang ada pada kami sebanyak 15.414 orang
yang ada di sepuluh kecamatan dan data ini telah kita kirimkan kepusat namun pengelolaan
dan pengolahan data menjadi ranah pemerintah pusat. Dan ada warga miskin dibeberapa
desa yang tidak menerima BLSM dan kita akan segera kirimkan datanya ke pusat ,”ujar
Amiruddin.
Sedangakan terkait maraknya Pengemis, Amiruddin mengungkapkan
kalau pihaknya melalui Satpol PP telah melaksanakan operasi Penyakit Masyarkat
(Pekat) yang akan terus diintensifkan selama bulan ramadhan. (San)
