*** Pedagang Prediksi Harga Akan kembali Merangkak Naik Jelang Lebaran
TANA PASER - Memasuki minggu ke tiga bulan Juli 2013, Harga sejumlah
kebutuhan pokok meroket di pasar tradisonal dan Pasar Induk Senaken,
pedagang memprediksi harga akan kembali merangkak naik jelang perayaan
lebaran. Dan kenaikan harga jelang lebaran dinilai sudah wajar dan biasa
terjadi di setiap tahunnya.Menurut pengakuan salah seorang pedagang di pasar tradisional, Adi (28) sebenarnya pasokan sejumlah barang kebutuhan pokok stabil, namun imbas dari kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang ramadhan membuat harga sejumlah kebutuhan merangkak naik.
"Biasanya jelang Ramadhan sejumlah kebutuhan pokok harganya merangkak naik, seperti Telur,
gula, cabai, bawang dan daging. Dan biasanya harga akan merangkak naik jelang perayaan lebaran,"ujar Adi.
Lebih lanjut Adi mengungkapkan, kalau kenaikan harga menjelang perayaan lebaran terjadi hampir setiap tahun. Dan ini berdampak pada omzet penjualan, karena biasanya pembeli mengurangi daftar belanjaannya.
Sementara itu, menurut salah seoroang pedagang ayam Marsiah (36), pasokan ayam potong relatif stabil, namun karena dari agen penyuplay harganya sudah naik terpaksa harga jualnya disesuaikan. Dan kenaikan harga ayam potong ini selain dipengaruhi oleh kenaikan harga BBM juga karena menjelang Ramadhan.
Berdasarkan pantauan harian ini dilapangan ada beberapa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga cukup mencolok seperti bawang merah yang biasa dijual pada kisaran Rp 26 ribu/kg saat ini dijual Rp 55 sampai Rp 60 ribu/kg nya. Sedangkan telur yang biasa dijual Rp 38 ribu satu raknya kini dijual Rp 50-55 ribu per raknya.
Kenaikan juga terjadi pada daging sapi, yang biasanya dijual Rp 110 ribu/kg saat ini dijual pada kisaran Rp 120 - Rp 130 ribu/kg. Hal yang sama juga terjadi pada harga ayam per ekornya, untuk ayam harga dipengaruhi besar kecilnya ayam,harga sebelum puasa ayam dijual pada kisaran Rp 40 ribu/ekor untuk ukuran sedang, sedangkan saat ini dijual pada kisaran Rp 55 - Rp 60 ribu. (sus)


