“Setelah
dilakukan evaluasi, meningkatnya jumlah pelanggaran dan korban lalu
lintas sepanjang pelaksanaan Ops Simpatik, dikarenakan kesadaran
dan ketaatan warga akan aturan berlalulintas masih harus lebih
ditingkatkan lagi. Karena masih banyak pengendara yang melanggar
rambu-rambu lalulintas juga tidak memiliki kelengkapan surat
berkendaraan,”beber Recky.
Dari
data rekam yang ada selama gelaran Ops Simpatik, sambung Recky pihaknya
berhasil menjaring 803 pengendara dengan berbagai bentuk pelanggaran.
Dari jumlah tersebut pengendara yang mendapat teguran sebanyak 521
pelanggar dan 282 dikenai tilang. Dan jika dibandingkan dengan tahun
2012 lalu, jumlah penindakan baik tilang maupun teguran mengalami
peningkatan sebanyak 204 penindakan.
“Ketaatan
dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas di kabupaten Paser masih
perlu ditingkatkan lagi, karena banyak pengendara yang terjaring tidak
dapat menunjukkan kelengkapan surat kendaraan dan kelengkapan kendaraan
seperti spion dan helm,”pungkas Kasatlantas. (San)

