TANA PASER – Ruas jalur ganda Kuaro yang pembangunannya belum tuntas, namun tiang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) sudah berdiri tanpa disertai dengan median pembagi jalan sudah beberapa kali telah membuat celaka pengguna jalan. Kondisi ini kembali menjadi sorotan berbagai pihak termasuk Ketua Komisi II DPRD Paser H. Abdullah.
Menurut Abdullah, Keberadaan tiang lampu penerangan di ruas jalur ganda di Kecamatan Kuaro ini memang sangat membahayakan pengguna jalan terutama disaat malam hari, sangat rawan terjadi kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Terlebih lagi, saat ini kondisi beberapa titik ruas jalan masih terdapat penurunan badan jalan akibat belum tuntas dikerjakan.
“Kalau kita lihat disini, selain tidak adanya sinkronisasi lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait proyek jalur ganda di Kuaro, perencanaan yang dilakukan tidak matang, lemahnya pengawasan dan kontrol dinas terhadap hasil akhir proyek yang dikerjakan rekanan dan lemahnya koordinasi antara SKPD yang menjadi faktor mengapa ruas tersebut tidak kunjung tuntas hingga saat ini,”beber Abdullah saat berbincang dengan Lacak Minggu (2/1).
Seharusnya SKPD terkait, sambung Abdullah, dapat segera menuntaskan pembangunan ruas jalur ganda di kecamatan Kuaro, dan sesegera mungkin diambil langkah-langkah perbaikan terhadap kualitas pekerjaan yang ada dilapangan. Meningingat ruas tersebut merupakan ruas poros provinsi dengan mobilitas kendaraan yang cukup padat setiap harinya.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, kondisi jalanan sempit serta berdirinya lampu PJU tepat di tengah poros trans Kaltim di Kecamatan Kuaro ini terjadi insiden lakalantas tunggal terjadi ketika sebuah truk menabrak tiang PJU hingga tumbang. Kejadian ini merupakan kejadian yang kesekian kalinya terjadi di jalur ganda Kuaro ini. (San)
Home »
Kabar Taka
,
Parlementaria
,
Politik Taka
» Ketua Komisi II Kembali Sorot Ruas Jalur Ganda Kuaro
Ketua Komisi II Kembali Sorot Ruas Jalur Ganda Kuaro
Written By Unknown on Friday, 7 June 2013 | 12:10
Labels:
Kabar Taka,
Parlementaria,
Politik Taka

