Berita Terkini :

qaz

qaz

Berlangganan Berita melalui Email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Powered by Blogger.

Arsip Blog

Home » » Pelangi di Atas Rantau Panjang

Pelangi di Atas Rantau Panjang

Written By Unknown on Friday, 28 June 2013 | 17:54

TANA PASER – Desa Rantau Panjang Kecamatan Tanah Grogot ibarat mendapat durian runtuh, karena di antara sekian ratus desa yang masuk dalam kegiatan PNPM Mandiri Perkotaan se-Kalimantan Timur, Rantau Panjang menjadi satu-satunya desa yang mendapatkan Program Kegiatan Penataan Lingkungan Permukiman-Berbasis Komunitas (PLP-BK).
Secara umum tujuan PLP-BK adalah mewujudkan perbaikan kualitas hidup masyarakat miskin melalui penataan lingkungan permukiman yang teratur aman dan sehat, sedangkan tujuan khususnya adalah peningkatan kesadaran masyarakat untuk hidup bersih, sehat dan produktif melalui peningkatan kapasitas, kemitraan dan integrasi perencanaan pembangunan, penataan lingkungan permukiman miskin berbasis ruang serta peningkatan sarana, prasarana dan pelayanan permukiman untuk masyarakat miskin.
Ini berarti Desa Rantau Panjang berkesempatan untuk menata wilayah desanya ke arah yang lebih baik, juga berkesempatan untuk mengelola pembangunan permukiman wilayahnya secara mandiri & berkelanjutan dengan melibatkan seluruh unsur-unsur masyarakat.
Sementara itu Bupati Paser HM Ridwan Suwidi pada saat launching Program Kegiatan PLP-BK di Desa Rantau Panjang (23/12) lalu mengharapkan secara khusus agar desa yang dulunya sangat terkenal dengan peternakan bebeknya ini bisa kembali bangkit dan berhasil dalam Program Kegiatan PLP-BK ini.
“Kita masih ingat betul bahwa di pertengahan 2007-2010, Desa Rantau Panjang sangat dikenal sebagai salah satu desa penghasil telur bebek, bukan hanya mampu mensuplay telur bebek untuk wilayah Tanah Grogot saja tetapi juga untuk kecamatan lain seperti Pasir Belengkong dan Kuaro,” tandas Ridwan dalam kujungannya ke Rantau Panjang baru-baru ini.
Ridwan menyayangkan bahwa masa keemasan peternak bebek itu hanya berlangsung sebentar yakni berkisar 2,5 tahun saja. “Kita juga masih ingat betul kenapa peternak bebek tersebut mengalami kegagalan beruntun, ketersediaan pakan dan strategi pemasaran hasil adalah penyebab semua kegagalan itu,” kata Ridwan.
Berkaca dari kegagalan inilah, Rantau Panjang melalui Program PLP-BK ingin mengulang kesuksesan sebagai penghasil telur bebek untuk wilayah Kecamatan Tanah Grogot dan sekitarnya. "Kegagalan di masa lalu adalah hikmah yang harus diambil sebagai pelajaran, persiapan yang matang, menjalin mitra usaha adalah suatu keharusan, baik dengan Badan Usaha Milik Desa atau Bumdes sebagai penyalur pakan maupun sebagai pemasar hasil ternak maupun menjalin kerjasama dengan kelompok peternak bebek lainnya," kata tim Teknis PNPM Agus Eprianto ST. (ak)
Bagikan Berita ini :
Comments
0 Komentar

Isi Email Anda untuk berlangganan Berita Terkini:

IPnoid

Like Dong

Ĭ
Copyright © 2013. Lacak Paser Online : Mengawal Aspirasi Publik - All Rights Reserved
Edited Design by saduranga.net to Majalah Lacak