*** Warga Sungai Tuak Berharap Irigasi Permanen Dan Pompanisasi
TANA PASER – Sebagai salah desa yang menjadi lumbung padi di Kabupaten Paser, Desa Sungai Tuak mendambakan adanya sistem pertanian yang layak untuk mengembangkan pertanian tanaman pangan jenis padi. Selama ini warga kesulitan lahan pertanian tidak dapat tergarap maksimal karena belum adanya irigasi permanen, pintu air dan pompanisasi. Hal ini disampaikan salah satu petani yang juga tokoh pemuda Ahmad Pide di desa yang terkenal dengan produksi beras thaihome berkualitas unggul.
“Petani desa kami selalu mengalami kesulitan air disaat musim kemarau, padahal lokasi persawahan warga tidak jauh dari sungai Kandilo. Untuk memaksimalkan sumber daya yang ada, kami telah mengusulkan kepada bapak Bupati untuk pembangunan irigasi permanen beserta pintu airnya dan pompanisasi,”ujar Pide kepada Lacak, Rabu (5/6)
Lebih lanjut pria yang akrab di panggil Ado ini mengatakan kalau selama ini sebagian besar warga menggantungkan hidupnya dengan bercocok tanam. Adanya iriagasi dan pintu air permanen, karena saluran pengairan yang dibangun dengan pola konvensional tidak bertahan lama, dan jika sudah buntu produksi padi di Sungai Tuak terhambat.
“Kami minta adanya system pompanisasi, karena jika musim kemarau areal pertanian retak-retak yang pada akhirnya terjadi gagal panen. Dan ini sudah kerap terjadi.”kata Pide.
Pide juga membeberkan kalau keinginan warga ini telah disampaikan langsung kepada Bupati Paser HM. Ridwan Suwidi saat melakukan panen raya di desa Sungai Tuak pada (3/6) lalu, dan mendapat respon positif dari Bupati. “Pak Bupati telah mengarahkan kepada dinas terkait untuk menjadikan usulan warga sebagai skala prioritas dalam pembangunan pertanian pada tahun anggaran 2014 mendatang,”pungkas Pide. (San)
Home »
Kabar Taka
» Kesulitan Kembangkan Areal Padi Sawah
Kesulitan Kembangkan Areal Padi Sawah
Written By Unknown on Friday, 7 June 2013 | 12:16
Labels:
Kabar Taka

