Untuk memastikan bahwa bantuan yang disalurkan sampai kepada korban
banjir, Wakil Ketua DPRD Paser yang juga Ketua DPC Partai Demokrat
Paser,Hj. Ridhawati Suryana RS, terjun langsung menyalurkan beras dan
bantuan ke sejumlah warga desa, kecamatan Long Kali yang terkena
musibah.
Karena akses darat terendam air setinggi pinggang orang dewasa di sejumlah desa, Politisi Demokrat ini memilih blusukan
melalui jalur sungai Longkali untuk mendistribusikan bantuannya dengan
menggunakan perahu milik warga yang ada di Kelurahan Long Kali. Setelah
mengarungi derasnya air pasang sungai Long Kali akhirnya hampir dua jam,
rombongan wakil Ketua DPRD ini akhirnya sampai ke Bente Tualan.
Bantuan
yang di salurkan ini, menurut wanita yang akrab dipanggil Ibu Ridha
ini, merupakan bentuk kepedulian dan keprihatinannya terhadap sejumlah
warga desa yang menjadi korban banjir besar yang terjadi dalam kurun
waktu 10 tahun terakhir. Bantuan yang kita berikan ini merupakan murni
inisiatif pribadi, yang merasa terpanggil untuk menyisihkan sedikit
rezeki yang didapat kepada sesama yang memerlukan.
"Mungkin tidak
besar, tapi paling tidak bantuan ini mampu meringankan beban warga kita
yang menjadi korban banjir. Karen informasi yang saya dapat tidak semua
desa bisa tersentuh bantuan.,"ujar wanita yang juga menjabat sebagai
Ketua DPC Partai Demokrat Paser ini kepada LaCak, disela-sela kegiatan di Bente Tualan belum lama ini (10/4).
Dari
seluruh paket bantuan yang kita siapkan, sambung Ridha akan coba kita
salurkan di beberapa desa yang menjadi korban, seperti kelurahan Long
Kali sendiri, Skiet dan Rantau Belimbing. Dengan harapan, bantuan yang
disalurkan bisa langsung dimanfaatkan sepenuhnya oleh warga.
Sementara
itu Ketua DPRD Paser H Kaharuddin memuji Badan Penanggulangan Bencana
Daerah (BPBD), Dinas Sosial (Dinsos), dinas terkait dan organisasi
lainnya, yang bergerak membantu korban musibah banjir yang melanda
sejumlah desa di Kabupaten Paser beberapa waktu lalu.
"Semangat
peduli korban musibah banjir harus dibangun. Ada beberapa desa yang di
kepung banjir, mereka sangat memerlukan bantuan kita, itulah mengapa
saya sangat berterima kasih kepada pihak-pihak yang ikut meringankan
beban penderitaan mereka," kata Kaharuddin, Rabu (10/5) lalu.
BPBD
Paser memang tidak memiliki anggaran untuk membantu kebutuhan hidup
korban banjir, sebab alokasi anggaran untuk itu semua diarahkan ke Dinas
Sosial (Dinsos). Disamping lembaga pemerintah, korban banjir juga
dibantu oleh organisasi partai politik (parpol), salah satunya DPD
Partai Golkar Paser.
"Alhamdulillah, Golkar ikut membantu
meringankan penderitaan sesama, kader-kader yang memiliki kepedulian
inilah yang membuat Golkar semakin dekat dengan rakyat. Saya tahu ini
setelah mendapat laporan dari Pak Azis (Abdul Azis SH, PTK Partai Golkar
Long Kali) dan Ibu Tutik, keduanya adalah caleg Golkar untuk Longkali
dan Long Ikis," terangnya.[san]
Korban banjir terima bantuan
Written By Unknown on Thursday, 6 June 2013 | 14:50
Labels:
Kabar Taka,
Parlementaria


