Wakil Ketua DPRD Paser Hj. Ridhawati Suryana RS
yang dalam beberapa waktu belakangan ini memberi perhatian lebih terhadap aksi
menantang maut dijalan ini mengaku prihatin dan mengecam apa yang telah
dilakukan yang seakan menantang pihak-pihak terkait seperti Kepolisian dalam
menertibkan aksi balap liar yang dilakukan setiap malam jumat dan malam minggu
pada setiap minggunya.
“Harus diakui Keterlibatkan seluruh elemen
masyarakat, termasuk komunitas sepeda motor yang ada di Paser untuk membantu
kepolisian dalam menekan aksi balap liar ini. Jangan malah kita mendukung dan memberi
ruang untuk kegiatan yang tidak bermanfaat ini,”ujar Ridhawati saat berbincang dengan LaCak Paser Online, belum lama ini (26/6).
Menurut Ridhawati
banyak informasi yang disampaikan langsung kalau ada masyarakat yang tinggal
disekitar KM 5 Tepian Batang secara tidak langsung mendukung kegiatan ini,
sehingga saat aparat melakukan operasi penertiban tidak berjalan maksimal pada
waktu-waktu tertentu.
Sementara terpisah, Kasat Lantas Polres Paser AKP
A. Recky Robertho, SIK melalui Kanit Laka Polres Paser Iptu J. Ginting
mengatakan, sebenarnya ada beberapa opsi atau langkah diambil untuk meminimalisir
balap liar seperti melakukan solialisasi dan memerikasa kelengkapan kendaraan
roda dua disekolah-sekolah secara berkelanjutan, namun untuk melakukan hal ini dibutuhkan
sinergi yang baik antara pihak sekolah dengan kepolisian serta dukungan penuh
dari Pemkab Paser terutama dari dinas/Instansi terkait. (sus)
