*** Dipicu Isu Kenaikan BBM dan Jelang RamadhanLaCak Paser Online - Menjelang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi harga beberapa bahan pokok, seperti Telur dan Ayam Potong di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Paser mulai merangkak naik. Hal ini dipicu oleh adanya isu kenaikan BBM dalam dua minggu terkahir dan menjelang datangnya bulan Ramadhan.
Menurut pengakuan sejumlah pedagang yang ada di pasar tradisional dan Pasar Induk Senaken kepada LaCak Paser online (19/6), harga telur dan ayam potong harga terus merangkak naik hampir setiap minggu, sementara harga bawang merah, gula, minyak goring curah, dan daging relatif masih stabil.
“Harga Telur satu sekarang raknya Rp 32 ribu sebelumnya Rp 29.500,- kemungkinan harganya akan terus merangkak naik mas. Dan biasanya akan naik lagi kalau menjelang puasa,” ujar Mariyati (35), salah seorang pedagang telur di Pasar Induk Senaken.
Hal senada juga diungkap Bayah (22/6) pedangang ayam potong, kalau biasanya harga ayam potong perkilonya Rp 35 ribu perkilonya sejak dua minggu dijual pada kisaran Rp 40 sampai Rp 45 ribu perkilonya, bergantung pada berat dan besar kecilnya ayam.
“Rata-rata ayam yang dipasok ke kita ukuran sedang beratnya 1,7 sampai 1,8 Kg mas. Tapi rata-rata ayam potong yang kita jual 1,5 sampai 1,7 Kg. kalau nanti BBM benar-benar naik, harganya bisa naik lagi. Kita menjual sesuai dengan harga yang diberikan pemasok,”ujarBayah.
Berdasarkan pantauan di dua pasar yang ada di Tana Paser, sejumlah harga kebutuhan pokok cenderung normal karena pedagang rata-rata menghabiskan stock yang telah ada. seperti harga gula perkilogramnya pada kisaran harga Rp 13 – 14 ribu, bawang merah dijual Rp 26 – 28 ribu perkilo sedangkan bawang putih dijual Rp 20 ribu perkilo. (Sus)
