*** Minta Pemkab Segera Ambil Tindakan Segera
Keberadaan tiang
lampu penerangan di ruas jalur ganda di Kecamatan Kuaro menimbulkan
sorotan dan keluhan dari sejumlah pengguna jalan, karena tiang dibangun
tanpa disertai dengan median pembagi jalan. Dan hal ini dinilai para
pengguna jalan rawan terjadi kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas)
terutama disaat malam hari, ditambah lagi dengan kondisi jalan yang
belum seluruhnya dikerjakan.
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia
(PMII) Paser dan LIRA Paser soroti kondisi ruas jalur ganda
pembangunannya belum tuntas namun tiang lampu penerangan jalan sudah
berdiri tanpa disertai dengan median pembagi jalan. Selain berdebu saat
panas, juga masih ada sejumlah pondasi ruas jalan yang dibangun tidak
sempurna sehingga menimbulkan lubang disana-sini.
Sekretaris
Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Paser Ahyar Rosidi mengaku mengapresiasi
terobosan yang dilakukan Bupati Paser HM Ridwan Suwidi dalam membenahi
askes transportasi disejumlah ruas jalan poros kecamatan guna
meningkatkan mobilitas ekonomi warga. Namun yang disayangkan
dinas/instansi terkait terkesan tidak siap dalam mengimplementasikan
keinginan Bupati.
“Ada beberapa kemungkinan yang mempengaruhi
kualitas pengerjaan sejumlah jalur dua, pertama karena perencanaan yang
dilakukan dengan tergesa-gesa dan tidak matang, lemahnya pengawasan dan
control dinas terhadap hasil akhir proyek yang dikerjakan rekanan serta
yang terakhir adalah lemahnya koordinasi antara dinas terkait yang
berdampak tidak sinkronnya perencanaan yang telah disusun,”ujarnya.
Berdasarkan
informasi yang didapat dari sumber Lira Paser, pembangunan ruas jalan
yang ada di sejumlah kecamatan menjadi kewenangan Dinas Bina Marga,
Pengairan dan Tata Ruang (DBMPT) dan untuk pembangunan pembatas jalan
dan Tiang lampu penerangan jalan pengerjaannya dibawah kewenangan oleh
Dinas Cipta Karya. Karena tidak ada koordinasi yang baik antara DBMPT
Paser dengan Dinas Cipta Karya, maka kondisinya seperti yang ada di ruas
jalur Ganda di Kuaro.
Sementara itu PMII Paser Syukran Amin Langkah
yang diambil pemerintah sudah sangat baik untuk pembangunan di Kab
Paser ini tapi juga jangan sampai lepas kontrol sehingga tidak ada lagi
proyek-proyek asalan yang sangat merugikan kepentingan orang banyak.
Minimnya rambu-rambu ditengah tiang penerangan jalan yang berdiri tanpa
adanya pembatas jalan sangat membahayakan, ditambah lagi kondisi jalan
yang rusak. Warga tidak tahu harus bilang apalagi kepada pemerintah
karna dengan dalih Paser Bangkit 2013 tapi dengan cara merugikan
masyarakat.
“Apakah harus menunggu korban, baru pemerintah
memperhatikan kondisi jalur dua yang ada di kecamatan kuaro. Proyek yang
terlihat sangat asal-asalan mengundang pertanyaan dari kalangan
masyarakat dan mungkin pemerintah sendiri. Kita tidak boleh menutup mata
melihat seperti ini, harus ada aturan yang jelas dalam pengadaan
proyek, terutama yang menyangkut kepentingan dan keselamatan orang
banyak,”pungkasnya.
Berdasarkan pantauan majalah ini, kondisi jalur
ganda di kecamatan Kuaro ini nampak belum dikerjakan secara maksimal
tuntas seluruhnya oleh kontraktor. Dan pengaspalan pun masih dilakukan
di sejumlah kecil ruas belum sepenuhnya. (Madi/Suk)
Home »
Kabar Taka
» PMII Paser Sorot Jalur Ganda Kuaro
PMII Paser Sorot Jalur Ganda Kuaro
Written By Unknown on Wednesday, 5 June 2013 | 23:51
Labels:
Kabar Taka

